ANAK KOLONG MALUKU (AK) Menyerukan Kecaman Keras Apabila Mengotori Kota Ambon Dengan Separatisme

BalistikNews.com ~ Menjelang 1 Mei Moment Sakral dan bersejarah, Papua kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Read More

“Mencermati pergerakan Aliansi Mahasiswa Papua ( AMP ) di Kota Ambon, dengan berencana menggelar Aksi Demo dan kegiatan lainnya pada tanggal 1 Mei yang selalu mereka anggap sebagai Hari Aneksasi Papua oleh Kolonial Indonesia.
Saudara datang dengan niat berkuliah it’s Ok, tetapi ingat jangan pernah mengotori Tanah kami dengan aksi Yang menjurus Makar dan mendukung Separatis.
AMP adalah organ ilegal yang dibentuk sebagai sayap perjuangan dari OPM untuk menyuarakan Papua Merdeka, jelas Darah kami mendidih dan jiwa kami memberontak, Demi merah Putih dan NKRI selaku putra – putri dari mantan pejuang tiada kata lain Kami Lawan !!!

1 Mei 1963 adalah hari dimana UNTEA (PBB) menyerahkan sepenuhnya wilayah Papua ke dalam NKRI sebagai kelanjutan dari New York Agreement 1962, diperkuat dengan PAPERA pada tahun 1969 dengan hasil Warga Papua menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan Ibu pertiwi, lewat resolusi PBB 2504 sah dan mengikat secara Hukum Internasional.
NKRI Harga Mati
Berikut penuturan R.Usman, SH*
Pengurus Pusat Anak Kolong Maluku (AK)

Red/bram’s

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *